
Tak selamanya kebaikan dibalas dengan kebaikan...
Tak selamanya kejujuran dibalas dengan kejujuran...
Tak selamanya yang direncanakan dan diharapkan dapat terwujudkan...
Itulah dunia...
Kehidupan penuh dengan liku-liku...
Tempat, jarak, waktu dan keadaan bisa merubah seseorang...
Entah merubahnya menjadi lebih baik ataukah sebaliknya...
Kadang kala kita mencoba untuk mengerti seseorang...
Tapi kadang kala kita merasa tak ada yang mau dan bisa mengerti akan diri kita...
Mungkin itulah kenyataan yang harus diterima...
Menemukan seseorang yang sempurna itu tidaklah mungkin...
Perbedaan, selisih, berbeda pandangan, pendapat dan lain-lain itu pastilah ada...
Hanya bagaimana kita menjadikan perbedaan itu tidak menjadi perpecahan...
Kadang kala kita berusaha untuk semaksimal mungkin tak berbohong dan berkata jujur...
Tapi tak jarang pula kita dibohongi oleh orang lain...
Kadang kala kita berusaha percaya dan bisa dipercaya...
Tapi tak jarang pula kita dikhianati oleh orang lain,
dan disia-siakan kepercayaan yang telah kita berikan...
Mungkin itulah liku kehidupan...
Hati manusia selalu berubah-ubah...
Kadang- kadang seseorang bisa berubah begitu cepat...
Bahkan tak peduli dan tak ingat lagi dengan apa yang diucapkan atau dijanjikan...
Itulah isi kehidupan...
Kadang kala kita mencoba untuk ikhlas
Memberi tanpa pamrih...
Menolong dengan ikhlas...
Mencintai dengan tulus...
Jujur di setiap perkataan.
Tapi tak jarang kita dapatkan, kita tak dipercaya...
kita dimanfaatkan oleh orang lain
atau bahkan ada saja yang syirik dan ingin menghancurkan kita...
Tetaplah berkhusnudzon, mungkin itulah bagian dari kehidupan...
Kadang kala kita berusaha untuk sebisa mungkin menolong dan membantu mereka yang membutuhkan...
Tapi, ketika kita sedang membutuhkan orang lain, mereka cuek dan tak ambil peduli...
Atau kadang kala orang lain hanya mau berteman ketika kita sedang di atas,
memiliki jabatan, kekuasaan atau banyak uang...
Tapi di saat kita tak punya apa-apa, mereka acuh dan melupa..
mungkin ini pun bagian dari isi kehidupan...
Kadang kala kita berusaha untuk tetap menghargai dan menghormati siapapun..
tak pandang dia kaya, miskin, cakep, pintar, bodoh, memiliki status sosial dalam masyarakat,
ataupun rakyat biasa...
Tapi tak jarang kita dapatkan orang sombong dengan kekayaannya, sombong dengan kecakepannya,
sombong dengan jabatan yang ia punya, atau sombong karena dia dikenal dan disanjung oleh banyak orang....
Mungkin inipun bagian dari kehidupan...
Intinya,
tak selamanya apa yang kita harapkan dapat terwujud
tak selamanya apa yang kita rencanakan dapat terlaksana..
Manusia merencanakan, Tuhan menentukan!
Intinya,
tak selamanya kebaikanmu berbalas kebaikan
Tapi ketahuilah...
Allah tahu isi hatimu, Allah mengerti dirimu..
Dia mempunyai rahasia yang tak diketahui oleh siapapun..
mungkin kebaikanmu dikompensasi, dan engkau dapatkan di akhirat kelak...
Tetaplah berbuat ikhlas...
Allah hendak mengujimu, menjadikanmu hamba pilihan-Nya...
kelak engkau akan menjupaiNya dengan sebaik-baiknya perjumpaan...
Dia akan memanggilmu dengan panggilan mesra :
Ya ayyatuhannafsul muthmainnah...
Irji'i ila Rabbiki..rodhiyatammardhiyyah...
Fadkhuli fii ibadii...
Wadkhuli jannati...
Hai jiwa yang tenang...
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya,
Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku
Dan masuklah ke dalam syurga-Ku..
Amiin...
Teruntuk temen-2 seperjuanganku...
Aku merasakan kepedihan ini...
Perjuangan ini...
Berjuang dengan keringat, dengan tenaga, dengan otak, dengan pikiran
dengan waktu, dengan hati, dengan perasaan, dengan perih batin...
ya, aku masih tetap berjuang dengan kesendirian...
dan akan tetap berjuang sampai titik darah penghabisan...
kelak ku tak kan pernah bertanya "arti dari sebuah perjuangan"...
Ditulis oleh poej_zahra
kedungstone girl,
"perjuangan belum berakhir!!!"